Pembimbing tugas ini : pak Kusnari
Nama: Farida
Kelas :X - OTKP2
Kata Pengantar
Segala puji syukur atas ke hadirat Allah SWT karena berkat dan rahmat dan karunianya, saya dapat menyelesaikan tugas ini
Saya harap dengan adanya tugas ini, dapat menambah minat pembaca untuk membiasakan membaca dan menjadikan membaca menjadi hobi.
Tentunya pada tugas ini, masih dapat ditemukan banyak sekali kekurangan. Oleh karena itu, saya membutuhkan bagi pembaca supaya memberikan kritik dan saran demi untuk merevisi laporan ini supaya semakin lebih baik.
KEGIATAN LITERASI
Kini SMK NEGERI 9 JAKARTA mengadakan Literasi baca novel yang dilakukan setiap hari Rabu. Hal ini dilakukan untuk membiasakan membaca serta menjadikan membaca menjadi hobi kepada siswa siswi SMK NEGERI 9 JAKARTA. Literasi dilaksanakan pagi hari pukul 06:15 dan berkumpul di lapangan. Literasi ini diberi waktu 15 menit untuk membaca. Setelah membaca, salah satu siswa diberi keberanian kedepan untuk menjelaskan isi dari buku yang di baca dengan secara singkat dan rinci.
Literasi akan dikumpulkan bila semua siswa siswi SMK NEGERI 9 JAKARTA telah menyelesailan membaca 1 buku. Literasi dikumpulkan kepada guru Bahasa Indonesia yang mengajar dikelasnya masing-masing.
Saya adalah siswi SMK NEGERI 9 JAKARTA yang mengikuti kegiatan Literasi ini. Saya sangat menyukai kegiatan Literasi ini. Bagi saya, ini sangat membantu dan dengan ini juga, saya dapat membuang kemalasan saya dalam membaca.
Berikut adalah Hasil Literasi yang telah saya baca
FORMAT RESENSI NOVEL
Identitas Buku:
Judul buku : Eiffel … I’m in love
Nama pengarang : Rachmania Arunita
Penerbit dan edisi cetakan : Akoer – Andal Krida Nusantara
Tahun terbit : Agustus, 2007
Tebal buku (jumlah halaman) : 368 Halaman
Harga buku : Rp 10.000,00
Sinopsis
Berawal dari kehidupan seorang remaja bernama Tita. Ia berasal dari keluarga harmonis. Sementara itu cowoknya, Ergi adalah tipe cowok yang sangat sabar dan perhatian ditambah lagi teman-temannya sangat baik. Namun satu yang ia sayangkan yakni sikap ibunya yang over protektif. Namun kemudian semua itu berubah secara drastis sejak kamar tamu yang berada di sebelah kamar Tita ditempati Adit, anak dari seorang teman bapaknya. Sifat Adit yang angkuh, judes dan cuek membuat Tita sangat kesal. Apalagi wajahnya yang ganteng, menarik, membuat simpati semua orang. Hal yang paling mengejutkan, mau tak mau Tita harus menerima kenyataan bahwa orang tuanya menjodohkan mereka berdua. Jelas saja Tita protes. Begitu pula dengan Adit. Disisi lain Tita mengetahui kalau Ergi pacarnya berselingkuh, dan akhirnya Tita pun memutuskan Ergi.
Semua itu bagaikan mimpi buruk bagi Tita. Mimpi itu bertambah buruk ketika Tita menyadari perasaannya pada Adit yang akhirnya berubah 180 derajat disaat Adit sedang berpacaran dengan Uni, sahabat terdekat Tita. Tita merasa bingung. Akankah ia mengakui perasaannya itu atau ia menolak untuk mengakui apa yang sebenarnya dia rasakan ? kebimbangan menghampirinya, dan saat liburan adit telah selesai, dia pun balik ke paris. Sepeninggal Adit, Tita merasa kesepian, dan dua hari sebelum valentine Tita bersama keluarga pergi ke paris untuk menemui keluarga Adit. Dan pada tanggal 14 februari Adit menyatakan cintanya kepada Tita di bawah menara Eiffel.
Keunggulan Novel
Dengan berlatar belakang di kota Paris menjadikan novel ini menarik untuk dibaca.
Adanya lintas budaya antara kebudayaan Indonesia dengan kebudayaan Paris.
Novel ini sangat menarik, lucu, menghibur dan bahkan membuat kita tertawa karena tingkah laku Tita yang terkadang ceroboh dan kekanak-kanakan.
Setiap ada penggunaan B. Perancis dalam novel ini, penulis menampilkan pengertiannya dalam bahasa Indonesia, maka novel ini dapat menghibur sekaligus dapat mendidik.
Cover novel ini sangat menarik karena berlatar kota Paris.
Kelemahan Novel
Memiliki jumlah halaman yang tebal sehingga memerlukan waktu yang lama untuk menyelesaikan membaca novel ini.
Ceritanya terlalu bertele-tele sehingga alurnya tidak beurutan.
Cerita pembuka pada novel ini tidak jelas sehingga pembaca butuh waktu lama untuk memahaminya.
Penilaian penulis terhadap novel yang diresensi
Untuk ukuran teenlit, novel ini cukup santai dan ringan. Membacanya pun sebenarnya bisa santai. Hanya saja typo-nya cukup mengganggu, tanda baca (tanda koma) yang – menurut saya – kebanyakan. Juga ada penggunaan kata yang tidak konsisten. Selebihnya oke. Dari segi ceritanya, saya cukup enjoy dengan Tita, Adit, dan kawan- kawan

